Pages

Semua nya ada

Dataran Yang Selama Ini Kita Pijak

Minggu, 17 November 2019


Selama kita hidup, kita telah diberikan suguhan bahwa bumi berbentuk bulat. Namun, dibalik semua itu ada orang-orang yang menentang bahwa bentuk bumi itu bulat. Ini bukanlah sebuah persoalan yang baru. Perdebatan antara bumi datar dan bumi bulat sudah terjadi selama bertahun-tahun dan berlanjut hingga sekarang. Masuk akal atau tidak adalah hal lain. Kubu bumi datar dan kubu bumi bulat memiliki argumennya masing-masing.

Setelah ditelaah lebih lanjut, perkumpulan bumi datar memiliki argumen utama. Seperti yang dipaparkan oleh Flat Earth Society di laman Youtube Channel Flat Earth 101. Argumen-argumen tersebut merupakan tiang penyangga dalam meyakini bahwa bumi bulat adalah omong kosong. Argumen yang dipaparkan memang terdengar masuk akal namun, kembali pada kepercayaan masing-masing.

Flath Earth Society meyakini, Horizon yang berakhir di kejauhan samudra adalah propaganda. Mereka melakukan percobaan dan di dokumentasikan dalam laman Youtube. Percobaan posisi kapal dan diamati oleh seseorang yang menggunakan lensa optical zoom sebesar 83x, merekam posisi kapal di kejauhan. Ketika di zoom tubuh kapal masih terlihat hingga di kejauhan. Maka ini menjadi pembuktian dari Flat Earth Society bahwa bentuk bumi tidak bulat. Menurut kaum bumi datar kita bisa melihat terus ke kejauhan hingga tak terbatas, seandainya manusia mempunyai pengelihatan yang cukup kuat.

Kubu kaum bumi datar menyebut bahwa foto-foto luar angkasa yang menunjukan lengkungan di tepi luar bumi adalah kebohongan. Mereka menyebut bahwa itu hasil dari Fish eye lens yang dapat membuat lengkungan pada foto jika kamera yang digunakan menggunakan lensa tersebut. Bahkan mereka menuturkan bahwa foto-foto yang beredar adalah hasil CGI. Maka bumi bulat itu adalah kebohongan semata yang dibuat-buat oleh manusia.

Antartika adalah salah satu argumen dari kaum bumi datar. Mereka menyangkal bahwa antartika adalah benua yang beada di pucuk selatan bumi. Mereka mencermati perjalanan Kapten Cook pada tahun 1772 mengelilingi Antartika selama 3 tahun 8 hari. Mereka meyakini bahwa Antartika adalah batas luar bumi, jika melewati nya maka akan terlihat angkasa luar. Cook mengelilingi bumi sepanjang 60.000 kilometer. Angka tersebut lebih panjang 1,5 kali dari ekuator bumi.

Begitulah argumen utama yang dimiliki oleh kubu penganut bumi datar. Argumen-argumen tersebut di klaim Flat Earth Society berdasarkan ilmu sains yang pasti, meski banyak yang terkesan spekulatif dan konspiratif. Di Indonesia, argumen-argumen kubu bumi datar itu mendapat tanggapan dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). "Internet sekarang ini bisa digunakan untuk mencari ilmu tapi bisa juga digunakan untuk membohongi. Oleh karenanya, publik harus dilatih juga mengambil mutiara diantara sampah-sampah yang bertebaran di internet," kata Thomas kepada CNNIndonesia.com di kantor LAPAN, Jakarta, Senin (19/8).

Sumber : 
KumparanTECH. "Melihat Argumen Penganut Bumi Datar". 2017.  https://kumparan.com/kumparantech/melihat-argumen-penganut-bumi-datar/ 

CNN Indonesia. " LAPAN Tanggapi isu bumi datar dan konspirasi NASA ". 2019.  https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190820101523-199-422955/lapan-tanggapi-isu-bumi-datar-dan-konspirasi-nasa/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar